Seminggu Penuh Berkat

04 Maret

Akhirnya, sampai juga di hari Minggu.
Ada banyak hal yang terjadi, dan ada banyak pelajaran yang aku dapat di minggu ini.
Yah, sedikit kesimpulan aja yaa dari hari pertama.

Sebenernya hari Senin itu aku nggak ada kelas, dan harusnya libur.
Tapi, Senin ini aku terpaksa ke kampus karena ada rapat panitia untuk acara hari Selasa-Rabu.

Di kepanitiaan ini aku cuma bantu-bantu pelaksanaannya aja sih, jadi nggak ikut rapat perencanaan yang gimana-gimana.
Istilahnya cuma kayak di briefing gitu lah.

Dan di hari Selasa yang harusnya jadi hari pertama masuk perkuliahan, aku jadi sie konsumsi di acaranya Teknik Sipil. Mulai dari pagi jam 8 sampe sore. Dapat dispen seharian dehh :D.
Awalnya aku nyesel udah menawarkan diri buat jadi panitia. Karena capek, hari pertama aja pulang sampe jam 6 sore.
Tapi, di hari kedua, mulai berasa senang.

Senang bisa ketemu dan ketawa bareng teman-teman dari jurusan lain, dapet kenalan baru.
Senang juga bisa bantu sampai acaranya selesai dan sukses.


Kadang ada rasa penyesalan waktu melihat adik-adik SMA yang antusias ikut acara (lomba) ini.
Menyesal, kenapa aku dulu nggak aktif begitu. Ikut lomba ini-itu.
Coba kalau aku dulu aktif, nggak mengikuti rasa malas, kan pasti seru bisa ikut lomba macam-macam.

Kutipan dari buku, tapi aku nggak tau judulnya apa :D


Dari sini aku belajar, untuk nggak kalah atas rasa malas.
Nggak mengeluh terus tentang segala kekurangan yang pasti ada.
Daripada mengeluh, membahas tentang kekurangan-kekurangan itu, lebih baik kita bertindak, menjadikan keterbatasan sebagai keunggulan.

Jangan jadi malas setelah melihat kekurangan yang ada.
Atau malas karena ikut-ikutan teman.
Tidak ada keuntungan yang didapat setelah menuruti kemalasan.
Yang ada malah menyesal.

Itu hal terbesar yang aku dapat selama seminggu ini.
Memang, rasanya penyesalan itu nggak enak. Tapi, nggak ada gunanya terus berlarut dalam penyesalan, kan?
Jadi, mulai sekarang, aku belajar untuk nggak menuruti rasa malas.
Daripada menyesal di masa depan nanti!

You Might Also Like

0 komentar

Music

nlart · Maru