Persimpangan

12 Desember

Kala merencanakan perjalanan mencapai suatu tujuan, kita tidak pernah tahu apa yang akan kita hadapi, kemungkinan-kemungkinan apa saja yang bisa terjadi. Karena bisa saja, terjadi suatu hal yang tak terduga, yang melenceng jauh dari perkiraan.
Suatu hal yang membuat kita harus berbelok, atau bahkan banting setir, berputar balik.

Ya sudah, apa boleh buat?
Yang bisa dilakukan cuma berpikir, bergerak, bekerja. Segera mencari cara lain agar bisa mencapai tujuan. Bahkan jika dalam perjalanan tadi tujuan kita harus berubah.



Ini hari terakhir aku ke kampus. Karena sertifikasi Mandarin sudah selesai, tinggal menunggu sertifikatnya keluar.
Sudah benar-benar kulepas. Akuntansi beserta nama-nama akun yang membingungkan, dan angka-angka yang harus balance. Bukan karena tidak suka, aku malah sangat suka dengan barisan angka, dan hitung-menghitung.
Tapi ada hal lain yang lebih kusukai daripada angka.


Yang buatku sedih, hanyalah segala kebiasaan-kebiasaan yang harus ditinggalkan. Dan segala cerita yang wujudnya tinggal kenangan.

Waktu kami nongkrong di McDonald's dari pagi hingga sore, menonton film lewat laptop dan membolos kelas.
Waktu kami berboncengan naik motor beli es kepal di dekat McD, dan aku ditelepon ketua panitia karena telat datang rapat.
Waktu kami berebut tempat duduk di sudut belakang bis, sibuk membujuk satu anggota kami yang malas diajak berfoto, sibuk mencari-cari foto jelek untuk dibagi di sosial media.
Dan semua-semua yang kini jadi kenangan belaka.

Mungkin ini berlebihan, mungkin ini terlalu alay.
Tapi inilah yang kurasakan. Dan aku ingin mencatatnya agar bisa kubaca lagi di masa depan.




Jelasnya, aku tahu. Waktu yang kuhabiskan selama hampir 1,5 tahun menjadi anak Akuntansi ini tidak sia-sia. Ada begitu banyakkk sekali pengalaman dan pembelajaran yang kudapat. Bukan semata pelajaran Akuntansi saja. Tapi juga ada pelajaran hidup, pengasahan karakter, dan pengalaman-pengalaman dari kepanitiaan.


Meski tak tentu mereka membaca ini, aku ingin mengucapkan banyak-banyak terima kasih.
Terima kasih telah mengisi hari-hari dengan tawa, juga pengalaman-pengalaman baru.
Terima kasih atas segala kesempatan dan kepercayaan yang pernah kalian berikan.
Terima kasih atas segala kebersamaan yang kalian hadirkan.


Terima kasih atas contekan matematikanya :D





Thank you very much!
Let's meet at the other chapter of life!

You Might Also Like

0 komentar

Music

nlart · Maru